Impianku ada Di Mata Orang Lain

00:26

Malam ini saat saya sedang mengerjakan tugas struktur beton nyambi dengerin Seize The Day-nya Avenged Sevenfold, dan tentu nyambi Ngenet *anak Sosmed sih Sosial Media* baca Tweet dari seorang bapak :


@afiqi: Bismillah, alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk mengirup dinginnya udara di Tokyo

..... seketika saya terdiam. tercenung. perasaan itu kembali muncul.
disaat saya 'sibuk' disini, dengan Social Media dan blog, bukan dengan tugas-tugas saya, orang lain sudah lebih jauh 'mendahului' saya. berprestasi dan pergi ke Jepang.
disaat saya 'sibuk' disini, memerangkapkan diri dengan lagu-lagu dan film-film yang berlatar Jepang atau Korea, orang lain sudah pergi mendahului saya untuk pergi ke sana.

Iri?

ya. tentu saja saya iri. sangat.
iri sekaligus ada perasaan aneh gitu. campur aduk.
kalau bapak itu bisa, kenapa saya belum bisa, masih saja terperangkap disini dan masih bingung harus melakukan apa.

menyesal?

iya. menyesal. sangat. rasanya selalu ingin mengeluarkan air mata. menyesal kenapa saya dulu begitu terpuruknya masuk teknik sipil brawijaya malang, bukan arsitektur ITB.
harusnya kan ya udah klo ga diterima ya udah. kita harus menerima itu dengan lapang dada. harusnya itu sebagai cambukan untuk berprestasi. nilai IPK bagus, para dosen senang, paham akan ilmu yang diberikan, dapat beasiswa, sukur-sukur aktif di organisasi.
bukan begitu sedihnya sampai menyebabkan IP dan IPK jelek, dapat nilai D dan E. jadi belum bisa dapat beasiswa. ngecewain abi dan ummi. merepotkan abi n ummi krn udah ngabisin uang banyak. tapi ini FAKTA yang kualami.

jadi, hufft... *untuk ngeluapinnya begitu berat* *menangis lagi pas ngetik ini* *jadi sering menangis semenjak kuliah*
apa ya?
disaat orang lain berusaha, saya tidak berusaha lebih keras.
disaat orang lain sudah dekat dengan impiannya, saya masih 'sibuk' menyiapkan hati saya untuk lebih ikhlas
*menulis ini pun, saya jadi meninggalkan tugas struktur beton saya, sebentar saja*
.... saya begitu 'sibuk', sibuk yang tidak begitu ada manfaatnya.
tertinggal jauh, benar-benar. padahal udah semester 4 dan hampir kepala 2 , berumur 20 TAPI masih belum ada yang kuberikan dan kubanggakan untuk Ummi Abi.
Saya jadi bingung apa yang harus saya lakukan?
memulainya dari awal kah? terlalu lama. bisa-bisa saya kehilangan waktu yang penting, mengejar impian-impian saya yang 'tidak tercatat'.

tidak tercatat?

iya. saya memang pernah mencatatnya dari kelas 3 SMA karena saya begitu terpengaruhnya dengan kata-kata seorang Motivator di lembaga kursus terkenal di kota Kediri. saya begitu mempercayainya kalau kita mencatat semua impian kita diatas kertas lalu ditempel ataupun dibuku khusus, impianmu akan tercapai lalu coretlah impian-impian mu yang sudah terwujud.


You Might Also Like

1 comments

  1. jangan pernah mengatakan/menunjukkan engkau menangis disini,

    ReplyDelete

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images