Surat Kebencian

18:18

Kepada diriku yang kubenci 
ditempat

Memang lebih baik kau tidak dilahirkan saja?
seberapa jauh kau berusaha, tirakatmu, belajar keras, sudah merasa paham, udah puasa senin kamis, udah tahajud, udah sering dhuha, udah sering ngaji, hasilnya nilai UAS struktur Beton kemarin 10 (udah keluar nilainya). bayangkan, 10. 10. 10. tidak ada nol lagi dibelakangnya.
apa yang SALAH?apa yang KURANG?

Memang kamu bodoh?
ya sepertinya. seberapa keras kamu belajar sampai semster empat ini, nilai mu tetap jauh dari rata-rata, kalah dengan Willy (anak yang keturunan Tionghoa Muallaf), atau Kartika (si mungil cerdas yg ibunya juga teknik sipil) atau si - siapa lagi.

Memang kamu anak yang beruntung dengan orang tua yang menyayangi, memberi semangat, memberi kamu pemasukan tapi kamu?

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images