Sleeping Child, Sleeping Beauty

21:24

Pernahkah anda menatap orang-orang
terdekat anda saat ia sedang tidur ?
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap
mereka saat sedang tidur.
Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling
wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung
begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi
akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia
sedang tidur.
Orang paling kejam di dunia pun jika ia
sudah tidur tak akan tampak wajah
bengisnya.
Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang
tidur.


<----  (foto orang paling cakep sedunia:* :*)

Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar
dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,
betapa rambut-rambut putih mulai
menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai
terpahat di wajahnya.
Orang inilah yang tiap hari bekerja keras
untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya.
Orang inilah, rela melakukan apa saja asal
perut kita kenyang dan pendidikan kita
lancar.




Sekarang, beralihlah.
Lihatlah ibu anda.  
                                                              |
                                                              |
                                                              V
    (foto wanita luar biasa cantik, indah perjuangannya untuk ketiga Jundinya :* :* :*) 



Hmm…kulitnya mulai keriput dan tangan
yang dulu halus membelai-belai tubuh bayi
kita itu kini kasar karena tempaan hidup
yang keras.
Orang inilah yang tiap hari mengurus
kebutuhan kita.
Orang inilah yang paling rajin
mengingatkan dan mengomeli kita semata-
mata karena rasa kasih dan sayang, dan
sayangnya, itu sering kita salah artikan
Cobalah menatap wajah orang-orang
tercinta itu :

(dari kiri ke kanan : Jundina Syifa'ul Mujahidda, Jundina Nafi'ul Azkassya, Jundulloh Nashihul 'Ibad)

Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak,
Sahabat, Semuanya.
Rasakanlah energi cinta yang mengalir
pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang
terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir
deras ketika mengingat betapa banyaknya
pengorbanan yang telah dilakukan orang-
orang itu untuk kebahagiaan anda.
Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh
kesalah pahaman kecil yang entah kenapa
selau saja nampak besar.
Secara ajaib Allah mengatur agar
pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui
wajah-wajah jujur mereka saat sedang
tidur.
Pengorbanan yang kadang melelahkan
namun enggan mereka ungkapkan.
Dan ekspresi wajah ketika tidur pun
mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa
suara dia berkata, “betapa lelahnya aku
hari ini”.
Dan penyebab lelah itu?
Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain
adalah kita.
Suami yang bekerja keras mencari nafkah,
istri yang bekerja keras mengurus dan
mendidik anak, juga rumah.
Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah
melewatkan hari-hari suka dan duka
bersama kita.
Resapilah kenangan-kenangan manis dan
pahit yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah mereka.
Rasakanlah betapa kebahagiaan dan
keharuan seketika membuncah jika
mengingat itu semua.
Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika
esok hari mereka “orang-orang terkasih
itu” tak lagi membuka mata untuk
selamanya (*/)

You Might Also Like

2 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images