Kembali ke Rumah, Pergi dan Pulang

13:56




Kembali,
Aku mengenal setiap sudut desa ini, seperti aku mengenal caramu berbicara.
Jalan-jalan tikus, lorong-lorong setapak aku hafal betul di luar kepala sama seperti aku mengingat nasi rawon kesukaanmu.
Dan sekarang aku ingin kembali.
tidak, tidak juga aku ingin pulang seperti kebanyakan orang.
Jarak mengajarkan banyak hal, tentang penerimaan, pemahaman yang baik dan pengertian yang benar. lalu penerimaan lagi untuk sebuah nama keikhlasan.
Ah, lagi-lagi jarak. berada ratusan ribu kilo dari rumahmu tak bisa membuatmu berhenti merindu bukan?

aku rindu kamu dalam bentangan panjang sepersekian.
aku rindu caramu berbicara
aku rindu cara lembutmu menatap orang ketika berbicara
aku rindu caramu mengayunkan tanganmu ketika berbicara
aku rindu mata itu...
Ah, percumapun kau tidak merasakan hal yang sama,
dan suaramu yang menentramkan seperti hujan di musim kemarau seolah hilang lenyap diantara kerumunan.
dan tanpa kata, tanpa suara. hanya diam bagiku itu sebaris bahasa.
tapi aku cukup bahagia, ya ini sudah lebih dari cukup,
...untuk membuat jarak.


Now Playing : Depapepe - Wedding Bell
ah tidak,
Now Playing : Singular feat Depapepe - Some other
ini sepertinya lebih bagus...

2:00 PM
16/01/2014
Pare-Kediri, 2014

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images