2

21:14

Ingin ku bercerita tentang 2, satu dari angka-angka dunia


2, tanggal saat aku dilahirkan ke bumi ini lewat rahim Ummi dan Alhamdulillah dalam keluarga yang bernafaskan Islam.

2, kupikir kita hanya berdua saja, jundinya ummi dan abi lalu 12 tahun kemudia setelah jundi laki-laki, muncullah si unyil, begitu aku menyebutnya. jundi perempuan yang mempunyai wajah menyenangkan dan merindukan karena tingkah cerdasnya. “cita-cita ingin menjadi dokter yang mengeluarkan adik bayi, kalau adik bayinya tidak diambil-ambil sama ibunya ntar azka bawa pulang dijadikan adiknya azka,” jundi perempuan, kupikir semacam duplikatku karena tingkahnya yang hiperaktif dan suka makannya,

2, saat aku memutuskan untuk mengambil 24 sks dalam semester 6 ini dengan memikirkan segala resiko dan rela mengurangi kegiatan. ah sudah mulai terasa efeknya, semakin mendekati titik kulminasi. harus tetap semangat!

2, ah aku baru saja berumur 20 tahun september kemarin, pertanyaan yang sering mampir saat menuju kedewasaan, Pilihan. apa yang sudah kucapai?apa yang sudah kudapatkan?apa yang kau berikan untuk orang tuamu? apa yang bisa dijadikan contoh yang baik untuk kedua adikmu dan saudara-saudaramu?

2, usia 20 tahun atau umur 20 tahun, jujur, aku baru merasakan apa itu jatuh cinta kepada manusia, cinta pertamakah?bukan,bagiku cinta pertama hanya untuk Imamku kelak. Sumpah! hal-hal yang dialami sama persis di buku-buku novel, cerpen dan puisi/prosa yang pernah kubaca. kamu tahu sendiri bukan lebih mengalami duluan sebelum aku? bagaimana tidak, mata ini yang berusaha menunduk, susah payah tidak beradu pandang, bibir kelu, dalam hati terus mengucapkan istigfar kontras dengan degup jantung yang berdetak cepat tidak seperti biasanya. virus bodoh aku menyebutnya. sangat menganggu. benar saja dugaanku, virus bodoh ini menganggu kinerjaku. konstentrasiku buyar. jahat sekali menganggu kuliahku, kegiatanku. pffftt macam.

2, 2 kali dapat virus bodoh karena dengan 2 orang yang sama tepat di usiaku yang 20 tahun, aku membunuh dengan tega saat virus bodoh itu muncul padamu. benar kata buku, virus bodoh ini muncul ketika kamu menemukan sesuatu yang ‘beda’ pada dirinya ditambah terbiasa. ala bisa karena biasa. gitu kata buku. dulunya sering berinteraksi karena virus bodoh ini aku mulai mengambil jarak.

2, target 2 tahun lalu, tahun 2014 sudah hafal 5 jus atau lebih.

2, hampir saja lupa dengan yang satu ini, pilihan keduaku, yang bisa membuatku tetap bertahan di tempat ini, di jurusan Teknik Sipil. pillihan kedua SNMPTN Tulis 2011 karena daftar snmptn undangan ITB dan UB tidak lolos begitu juga tes STIS,PENS-ITS. Mungkin untuk pertama kalinya namaku tertulis di koran Jawa Pos. yang membuat bulu kudukku selalu merinding kalau mengingatnya. Menjerit. membaca tulisan itu lupa sejenak akan cita-citaku untuk menjadi Arsitek Dunia Akhirat, masuk ITB lalu ke Itali bukan Jerman juga bukan Jepang. yang PENTING aku KULIAH. yang PENTING tidak nganggur setahun. Ummi memelukku sambil menangis. membisikkan “yakinlah nduk! Allah itu tidak tidur untuk mendengarkan doamu, Allah sudah menyiapkan yang terbaik untukmu nduk, jangan nangis lagi’ aku sampai merelakan uang pendaftaran SIMAK UI dengan jurusan teknik arsitektur.

…. dan masih banyak ceritaku, cerita kita dengan angka-angka dunia, khususnya angka 2.

salam,

Malang, 18 Maret 2014

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images