Cerita Kita : Melingkar episode Kabar Bahagia part 1

16:50

Akhirnya aku ‘melingkar’ lagi setelah 2 minggu ga dapat sms yang ternyata mas’ulnya salah masukin nomorku -_-

tepat pukul 06.30 aku sudah di tempat biasa kami melingkar. sepi. krik krik. ini pada belum datang semua kah,atau aku nya yang kepagian atau tempatnya pindah. ku sms mbak MR ternyata ada MR tamu dan melingkarnya jam 7 tapi mbaknya telat.

wuik, jam 7 tho?kepagian berarti. tanya mbak mas’ul ternyata emang jam 7. aigoo sya la la. ~(^0^)~

terus kabar bahagianya apa?

gini, ada yang mau nikah. siapa?mbaknya. ‘mbak MR yang itu’. waaaaahhh. dengan siapa? dengan salah satu orang yang pernah jadi ‘orang besar di UB  cie cie. aku dan beberapa mad’u langsung hebooh sendiri dengerin proses ceritanya. konteks pembicaraan seperti ini sering banget muncul di kalangan perempuan muslim/akhwat  kayaknya ya.

yang bikin kita waaaah sendiri, itu cerita proses pengajuan proposal mbaknya ke MR nya, ini yang cerita mbak MR tamu.

terus ‘calon’nya juga ngajuin proposal gitu. aku semakin penasaran format ‘proposal itu’ kayak gimana sih? hahaha

terus prosesnya itu cepet loo, kata mbak MR tamu, januari ngajuin proposal, terus februari-maret kayak ta’aruf, nge fixkan persiapan, april tanggal 17 sudah akad. ya besok itu. walimahnya tanggal 20.

terus mbak MR tamu juga cerita ‘proses proposalnya’ ustad mahatir dengan mbak say. wallahu’alam ya katanya, mereka sama-sama ngajuin proposal terus ustad mahatir itu hanya nerima 1 proposal jadi beliau langsung milih tuh proposal punya mbak say karena nggak ingin meribetkan murabbinya. Subhanallah yaa. jadi intinya ikhwan itu bisa milih dan akhwat itu bisa nolak. mbak say juga ga tahu kalau proposalnya itu di ustad mahatir.

terus katanya mbak MR tamu kalau ngajuin ‘proposal itu’ di Malang itu gampang sudah ada timnya, mbak Riya atau bu Riya gitu namanya. kalau misalnya minta ‘dapat yang di luar Malang atau luar UB’ kayak mbak Eka Rkim itu yang milihin ‘katanya’ Murabbinya. wallahu’alam. ga ngerti aku. hehehe.

dan pembuka untuk liqo pada pagi hari tadi panjang banget ngomongin masalah proposal. langsung ta buka aja sebagai MC dan salah satu teman kok pas banget baca QS An Nisa 1-3. hehehe baca sendiri ya artinya tentang apa.

waaa meskipun aku belum pengen nikah karena belum siap dan belum lulus kuliah S1, selalu saja senang kalau ada kabar bahagia seperti itu ada yang mau nikah, apalagi ‘mbak  itu’ sendiri. gimana gitu. hehehe Insyaa Allah minggu besok tgl 20 kita berbondong-bondong ke nganjuk mbak. ngabisin makanan. kekekekekeu *tawa ala cruella devil*

dan kata mbak MR tamu, Halal juga kok mau nikah lewat jalur orang tua bukan jalur dalam negeri (lewat Murabbi) kan biasane beberapa ada yang merendahkan lewat jalur orang tua, lebih wah pake jalur Murabbi. sama-sama halal kok. kan kita memang utamanya membahagiakan orang tua.

Malang, 12 April (c) Jundina Syifa’ul Mujahidda

Posted on Saturday, April 12 2014. Tagged with: MeHappyNikah

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images