Nasehat dari Mana-Mana

19:59

Ummiku tidak begitu pandai ilmu kehidupan, tidak pandai membuat kalimat, maka kadang saat ummi menasehatiku di kuping kiri justru keluar lagi lewat kuping kanan. heuheu
Abi juga, kita jarang bercakap-cakap, sering perang dingin karena sifat yang begitu mirip, sama-sama keras kepala , tapi sumpah, ketika abi menasehati hanya begitu-begitu saja nasehatnya dari aku kecil hingga dewasa (emang udah dewasa?). tapi begitu nancep, tegas dan mendalam, aura beliau itu begiiiituuuu kuat.
Artinya keluargaku biasa-biasa saja.  Yang tidak puitis, jauh dari kreatif, apalagi membuat album lagu bersama, mengingat kualitas suara satu keluarga, itu mustahil. Kami memang punya album, album foto yang dari dulu tidak penuh-penuh karena kami jarang foto. kalaupun bisa foto keluarga pasti ada 1 orang yang ga ikutan, entah aku atau abiku (abi yang kebagian motret)
Tapi hebatnya, saat aku SD, Allah mengenalkan aku pada buku-buku. Ya, mulai dari situlah aku suka membaca dan menggilai buku (dengan genre tertentu), banyak nasehat-nasehat dan kata bijak yang aku dapat.
Kesimpulannya, keadaan keluarga tidak begitu berpengaruh pada apa jadinya kita di masa yang mendatang. Tetap kualitas diri sendirilah yang menentukan. Semangat. Ma'annajah:)

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images