Percayakah Kamu Kepadaku?

21:44



Kamu yang belum jelas siapaku dan kamu yang belum kuketahui pasti sosokmu.

Percayalah, wahai dirimu yang nantinya untukku…

Percayalah padaku, bila sekarang, saat umur yang masih muda melekat padaku, aku melakukan segala hal yang aku suka. Aku mencoba berbagai kesempatan, berharap mendapat sedikit pelajaran.

Aku ikut organisasi, aku ikut kegiatan di luar kampus, ikut ini-itu, tiba-tiba disini padahal tadinya disana.

Atau kadang kala, aku menyendiri di kamar kost, seharian mengunci kamar, di depan laptop.

Percayalah, aku butuh bekal untuk hidup bersamamu kelak. Aku harus menyiapkan sebanyak-banyaknya property, amunisi dan diri sebaik mungkin.

Kamu tahu?

Kadang, aku ingin menjadi perempuan yang memakai baju seperti kebanyakan, memakai kerudung di putar kanan-kiri-atas-bawah, pakai high heels,  iya aku akui, aku ingin tampil seperti kaumku pada jaman sekarang. Modis, fashionable dan terlihat cantik.

Nah aku? Jangankan pakai make-up, pakai bedak saja tidak pernah. Asal wajah bersih, ya sudah.

Atas kelemahanku itu, maka aku putuskan untuk memakai baju sesuai syari’at agamaku. Meski masih banyak kekurangan disana-sini, tapi aku berjanji akan terus memperbaiki diri.

Karena kamu tahu kalimat ini?

“Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik”.

Itu adalah kalimat Allah yang aku percaya sepenuhnya.

Aku paham, kehidupan selanjutnya bakal tidak mudah. Meski aku tidak sendirian lagi, meski ada kamu yang menemani.

Maka, aku butuh memperbaiki diri seperti aku butuh laki-laki, yang baik yang menggandeng tanganku nanti:)

Via Crayon

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images