Pertanyaan-Pertanyaan?

16:31

Apa kabar kamu? aku kangen berbincang-bincang dengan dirimu. Aku kangen dengan senyummu yang khas dan tawamu yang menampakkan semua gusi merah mudamu.

Marahkah kamu padaku? surat-surat elektronik via telepon genggam yang kukirim tidak pernah kau gubris, tidak pernah kau balas. ajakan ke duniaku, ajakan agar kamu membersamaiku dalam setiap waktu, memberikan senyum dan semangatmu, Dan yang kurasa di perutku hanyalah kupu-kupu.

ada apa denganmu? ah, aku baru sadar *aku tertawa* aku memang jarang mengirimkan pesan yang bersifat personal, pantas saja.

Marahkah kamu padaku? ketika bertemu pun kamu menjauh, ketika bisa bertemu pun, kamu hanya diam. tidak menyapaku. sekedar bertanya “sehatkah?’ pun tidak.

ada apa denganmu? ah, aku baru sadar bukan kamu yang menjauh tapi aku *aku tertawa*. aku yang berusaha menahan getaran dan gempa pribadi ketika bertemu kamu, lebih baik aku yang menjauh, tidak ingin tertangkap olehmu sedang ‘kesakitan’ menahan getaran dan yang kurasa di perutku hanyalah kupu-kupu.

Aku tidak ingin seperti ini wahai kawanku. kamu pasti tahu kan? tidak boleh mendiamkan saudaranya lebih dari 3 hari.

Segalanya telah berubah, kawan. setelah kamu menunjukkan keindahan pemandangan malam itu dan memperlakukanku tidak seperti biasa. Sepertinya hanya aku saja yang merasa seperti itu.

- dan sejak kapan aku menulis surat/pesan yang tidak akan pernah terkirim ini.

Malang, 18 April 2014 (c) Jundina Syifa’ul Mujahidda

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images