Kisahmu Akan Semanis Fatimah dan Ali

13:30





Ia adalah Ali, seorang lelaki shalih yang tercatat sebagai sahabat yang dijamin masuk syurga.
Ia adalah Ali, seorang lelaki termuda dikala itu yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain allah meski ia tahu kepalanya adalah harga tukar dari ikrar itu.
Ia adalah Ali, yang berpura-pura berselimut menggantikan rosul meski ia tau telah dikepung puluhan kafir yang siap menghujamnya.
Ia adalah Ali, lelaki cerdas yang selalu dimintai pendapatnya tentang sebuah persoalan.
Ia adalah Ali, pemegang pedang Dzulfikar yang selalu gagah dimedan perang
Siapa yang tak kenal Ali…
Ia masih kerabat Rosulullah
Ia adalah sahabat kecil Fatimah, putri dari Rosulullah dan khadijah, seorang penghulu wanita hingga akhir zaman, begitu tutur rosulullah jika ditanya tentang putri kesayangannya itu…
Sudah sejak lama Ali jatuh hati pada putri Rosulullah itu, wanita pertama yang akan menginjakkan kakinya di syurga. Seorang Fatimah kecil yang lantang menantang orang yang berani menghina ayahnya
Suatu hari terdengar kabar, bahwa Abu bakar datang untuk melamar Fatimah. Kabar itupun terdengar oleh Ali. Ali tak berbuat apa apa, siapa yang tak kenal Keshalihan Abu bakar, ia adalah sahabat yang paling dekat dengan Rosul, saat abu bakar dengan gagah berani menemani Rosul ke Goa hira, ali hanya menggantikan rosul tidur di ranjang beliau. Namun ternyata lamaran itu ditolak
Kemudian Umar pun datang kepada Rosul dengan niat yang sama, melamar fatimah. Perasaan Ali semakin kerdil. Siapa yang tak tahu Umar, bahkan setanpun lari ketika melihat Umar. Namun lamaran itupun ditolak
Lalu Utsman datang kepada Rosul, seorang sahabat yang paling lembut dan pemalu namun gagah dimedan perang itu datang dengan niat suci, melamar fatimah. Namun lamaran itupun ditolak
Ali semakin merasa tak pantas, 3 lelaki yang sholihnya luarbiasa itu ditolak, lantas lelaki seperti apa yang Fatimah inginkan? Ali lunglai merasa tak pantas mengungkapkan keinginannya melamar fatimah.
Para sahabat yang lain mencoba berbicara kepada Ali, percakapan itu kira2 begini.. “Fatimah menunggumu Ali! cobalah berbicara kepada Rosul dan Lamarlah fatimah. Ayoo… aku yakin fatimah menunggumu”
“Tidak mungkin…. tiga sahabat rosul yang tak diragukan lagi kesholihannya ia tolak begitu saja, apalah aku ini, aku sungguh merasa tidak ada apa apanya dibanding keshalihan mereka. sudahlah pasti fatimah akan menolakku juga”
“Fatimah menolak mereka itu karena fatimah menunggumu Ali !” kata sahabat yang lain
“Tapi aku tidak punya apa apa untuk melamarnya. aku bukanlah lelaki yang berharta…” jelas ali.
“kami akan menyedekahkan harta kami kepadamu nanti, sekarang datanglah kepada Rosul dan lamarlah fatimah”
kemudian Alipun melangkahkan kaki dengan harap harap cemas
Langkah ini bukan lagi tentang penyempurna agama, tp ini tentang fitrah yang telah mendarah daging
Langkah ini bukan lagi tentang niat suci, tp ini tentang fitrah yang terbingkai dengan ketaatan yang
Telah lama, masih begitu rapi terbungkus hanya dalam hati, hanya dalam hati,
Kau tau bagaimana yang Ali rasakan saat itu?
Ya…
Aku yakin kau tau bagaimana perasaannya
Dengan mengumpulakn segenap keberaniannya ia menemui rosulullah dan menyampaikan niat suci itu
Keberanian ini berbeda dengan maju dimedan perang, ini berbeda, sungguh berbeda.
Lalu… mendengar maksud Ali
Rosulullah hanya mengatakan
“Ahlan wa sahlan wahai Ali..” lalu meninggalkan Ali
Ali tak mengerti… Lalu iapun kembali, ia fikir Rosulullah menolak nya dengan lembut.. ia kembali dengan
Langkah lemah dan senyum lirih penuh rasa pasrah dan penghibur diri.
Para sahabat bertanya “apa kata rosulullah wahai Ali?”
“Aku tak mengerti, rosulullah hanya berkata “ahlan wa sahlan..”" jawab Ali dengan tetap meletakkan senyum itu..
Para sahabat berbahagia “itu berarti fatimah menerimamu Ali! menerima lamaranmu!!”
Ali terdiam, matanya berkaca…
Hatinya begitu bergejolak, benarkah? Benarkah? Hatinya bertanya Tanya
Ini bahagia yang belum pernah ali rasakan,hatinya bergemuruh, lebih bergemuruh dari teriakan kemenangan perang.
Iya, fatimah menerima lamarannya.
Lalu tibalah saat yang dinanti
“Berikanlah sesuatu kepadanya untuk mahar” kata rosul kepada Ali
“Tapi aku tidak punya apa apa wahai Rosulullah” jawab ali
“Kemana baju perang huthamiyahmu?” Tanya Rosulullah kepada keponakannya itu
Iya… Ali bukanlah lelaki berharta, ia menikahi Fatimah tanpa harta, hanya baju perang penisbatan huthamah bin muharib
Setelah menikah….
Fatimah berkata kepada Ali
“Sebelum aku menikah denganmu, aku pernah mencintai seorang laki-laki”
Ali terdiam sejenak dan mencoba menyembunyikan rasa kecewanya
“Benarkah? Siapa kah lelaki beruntung itu wahai Fatimah?” senyum simpul menghiasi wajah Ali yang merasa tau diri itu..
lalu Fatimah menjawab
“Lelaki itu adalah Ali bin Abi Thalib….”
Inilah kisah cinta yang terbingkai indah dalam ketaatan
Diam dalam doa
Karena masa depan mengandung kemungkinan yang tak terbatas
Tidak ada salahnya berikhtiar, namun himpunlah dengan taqwa dan keimanan
jagalah kesucian dan gantungkanlah doa di langit…
Karena doa mampu merubah takdir
Biarlah Allah memetik dan memilihmilih permintaan kita dan memberi bingkisan indah itu pada hari terindah…
Bukan kapan siapa dan dimana, tapi ‘keberkahan’ adalah harga mutlak dari sebuah ikhtiar..
Jangan ambil sesuatu yang bukan hak
Sama dengan mencuri
Bersabarlah…
Hatimu dan hatinya itu milik ALLAH…
Biar Allah yang mengurus nya
Jagalah hatimu agar ALLAH menjaga Hatinya disana
Bersabarlah…
Kisahmu akan semanis Fatimah dan Ali
Ini hanya berlaku untukmu, untukmu yang yakin pada Eksistensi keMAHAan ALLAH diatas segalanya.
nasihat Ini adalah untukmu wahai yang sedang dilanda rindu..
Aktivis dakwah yang dimuliakan Allah…
Sucikan langkah dg niat yang lurus..
Hati yang tulus..

sumber : http://lampung.fsldkindonesia.com/2014/06/08/kisahmu-akan-semanis-fatimah-dan-ali/

"Jangan biarkan hati menuruti nafsu. Dalami hati. Dia punya jawaban sebenarnya. Apakah yang kita lakukan ini benar atau salah?"
Teringat pesan Murabbi ku yang ke-2, jangan terlalu lembek terhadap situasi dan senantiasa membenarkan / (memberikan rukhsah) terhadap kemaksiatan sesederhana yang kita tahu. Tetap menjaga pertautan hati dengan Allah SWT, godaan syaithan sangat halus dan dapat melalui banyak media.

#mencintai_seelok_fatimah_dan_sejantan_ali
Jodoh tak kan tertukar…..tinggal kita tunggu “bocoran” jawaban dari ALLAH SWT

hehehe :D

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images