Mengapa Kami Hanya Bisa Memberi Doa Untuk Saudara Kami di Palestina?

20:34

Mengapa kami begitu tidak berdaya membantu saudara kami di Palestina
Setiap kali, kami hanya bisa membantu doa
Pihak lawan begitu digdaya,
dengan segala ilmu, teknologi, dan kekuasaan mereka
Sementara itu kami, yang mengaku saudara seiman rakyat Palestina:
Seolah cari selamat sendiri saja
Begitu malas mencari ilmu di dunia
Bagi kami ibadah hanya shalat dan puasa
Mencari ilmu bukanlah ibadah utama
Sedemikian takut menjadi kaya dan berkuasa
Takut panjang urusan di akhirat sana
Tidak panjang pikir kami bahwa dengan kuasa dan harta
kami bisa membantu saudara kami di Palestina
Hanya menunggu Allah bekerja
Menagih janji Allah semata
Tidak mampu melakukan apa-apa
Lebih parah lagi
Suka bertengkar antar saudara sendiri
Beda awal puasa dan 1 Syawal sudah ribut kanan-kiri
Beda pilihan calon presiden…
Sudah bisa mengkafirkan saudara seiman dengan berani
***
Ah, mungkin sekarang Allah sedang geleng-geleng kepala
Karena melihat kebebalan kami yang tidak berakhir juga
Sembil Bergumam: Kalian mau mengalahkan mereka? Mimpi saja.
(Oleh saya, di tengah gelombang hashtag ‪#‎PrayForGaza‬)

--------
Tidakkah engkau iri pada mereka? Yg mendapat tiket VIP ke Surga?

Sungguh sebuah Ironi : Coblos mencoblos di Indonesia, tendang menendang di brazil, tembak menembak di Gaza, yuk mari doakan kebaikan untuk saudara-saudara kita di Palestina, dan saudara semuslim kita di daerah manapun

Pare, 9 Juli 2014 (c) Jundina Syifa'ul Mujahidda, mahasiswi teknik sipil universitas brawijaya malang

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images