Dedicated To My Partner

21:34

Hei you! Yes you!

Thanks for coming back.
Thanks for your fully spirit.
Thanks for your best commitment.
Thanks for giving me all these value.

Dont go anywhere.
Dont let me alone.
Patner, you are the best.

Allah, thanks for give me patner a person like him.
Istiqomah.

salut pada parner! ternyata kamu peduli pada anak-anak kita, eh salah anak-anak buah. you rock, man! ternyata kamu menjawab kebingunganku 'ini mau dibawa kemana dan diapakan lagi?' dan mematahkan usulku 'ini dihapus saja, diganti ini'. menurutmu 'aneh, jangan dihapus tapi ditambahi saja'

Ketika aku berkata aku bisa sendiri aku gapapa kok itu hanya karena aku tidak mau menyusahkanmu. Tapi jujur aku sangat membutuhkanmu.

Memang, butuh dikomunikasikan secara baik-baik, pelan-pelan dan penuh kesabaran. Karena pilihannya hanya ada dua: Bersabar atau Menguatkan kesabaran
— inspirated from QS. 3: 200
tangguh yang memesona, atau lembut membara?

hey you, my partner! let's help each other in this path. ^^



#Pejuang dan #Sodaranya_Oezil
Departemen Hubungan Masyarakat Al Hadiid FT UB 1435 H

Malang, 25 Oktober 2014 (c) Jundina Syifa'ul Mujahidda

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images