Termenung Beralaskan Kesadaran

12:12

Best dedication to some people who had been my partner and all my friends who always stand right beside me in this path :


Lupa, dulu tangan-tangannya siapa ini? :D


Aku tak ingin seruan ini berhenti sampai disini saja
Aku sangat membutuhkan seruan ini
Rasanya sungguh hampa tanpa kehadirannya
Aku ingin mengenal dan merangkulmu kembali
Bersama sahabat seperjuangan yang begitu tangguh
Dalam mengadapi kekerasanmu, keterjalanmu, pengurasan waktu dan tenaga kami untukmu
Memang tidak mudah menghadapimu
Tapi kami yakin jika kami berjamaah
kami bisa menaklukanmu dalam hitungan sekejap
Karena pertolongan Allah begitu dekat
Disela kesibukan lain
Tuntutan seruan memang harus diprioritaskan
Karena kami ingin perubahan yang lebih berkualitas
Terhadap umat yang gersang akan sentuhanmu
Karenamu ruh kami hidup
Terpaanmu mengobarkan semangat kami
Ujianmu menguatkan keimanan kami
Di jalanmu kau tingkatkan perjuangan kami
Karena engkaulah wahai ruh yang bernama seruan (dakwah)
Yang senantiasa menjadi kebutuhan kami
Lantaran jalan menuju kedekatan sang illahi
Terimakasih telah menemaniku di jalan ini

Malang, 19 Oktober 2014 (c) Jundina Syifa'ul Mujahidda


Me (masih suka pakai training panjang kalau kemana-mana, belum hijrah memakai rok ), mbak Tusi and Mbak Nining sebelum FUTSAL 14 April 2012 di lapangan FPIK






You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images