Lelaki Hujan

22:24

Seperti hujan...
yang datang tiba-tiba, pergi pun segera.
hanya singgah sebentar atau dalam kurun waktu yang lama.

Dia yang berlari-lari memayungkan jaketnya kepada perempuanku, dulu. Saat hujan.
kemudian dia pergi dari kampus biru menuju kampus merah.
Meninggalkan kelegaan, kata perempuanku.
Lelaki Hujannya perempuanku, kataku.

Dia yang tiba-tiba muncul dari belakang dibawah guyuran hujan deras
ketika perempuan itu membuat saluran agar tidak kebanjiran
dia menawarkan dirinya saja dan untuk perempuan itu masuk saja ke dalam tenda
perempuan itu tidak mau percaya dia, dan membuat saluran di sebelah lainnya
Dia lagi-lagi muncul dari arah belakang perempuan itu
lagi-lagi sama, dia menawarkan dirinya saja dan untuk perempuan itu masuk saja ke dalam tenda.
Lelaki Hujanku, kata perempuanku dan kataku.

tak ada rencana walau hanya mampir sebentar,
untuk singgah seperti hujan,
begitu deras atau,
.....walau hanya serintik begitulah dia ada.

Malang, 23 November 2014 (c) Jundina Syifa'ul Mujahidda

You Might Also Like

0 comments

About me

Mencintai Sipil dan Sastra sebagaimana mencintai suami dan anak meski belum punya.

Penggiat Senyum dan Kebahagiaan Ummi Abi

Civil Engineering 2011 | Brawijaya Malang University | Young Engineer at PT Hirfi Studio Engineering and Management Consultant

Blog : jun-syifa.blogspot.com
Twitter : @araleostrada
Instagram : @jun.syifa

Like us on Facebook

Flickr Images